Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook
Kejuaraan Basket Antar Pelajar Walikota Cup Banjarmasin 2013 menemui puncaknya hari ini (5/10). Semada—sebutan SMAN 2 Banjarmasin-menjadi tim yang pertama mencatatkan namanya sebagai finalis setelah menekuk SMA Don Bosco dengan skor cukup telak 39-18, di Suria Arena Banjarmasin, Jum’at (4/10) kemarin.
Ke final, SMAK Kanaan Saat bertanding melawan SMAN 4 Banjarmasin |
SMA Don Bosco yang pada laga sebelumnya dengan mudah mengandaskan harapan MAN 2 Model Banjarmasin masuk ke semifinal tidak berkutik menghadapi permainan agresif Semada. Alan pelatih Semada mengungkapkan, salah satu kunci keberhasilan timnya lolos kesemifinal juga tak lepas dari penampilan Jani yang sukses menjalankan perannya sebagai pengatur serangan. “Selain tim bermain cukup disiplin, hari ini Jani juga menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.
Dipartai lain, SMA Kristen Kanaan sukses membungkam Smapat – Sebutan SMAN 4 Banjarmasin, 45-28. Meski mendapaat perlawanan sengit, SMA Kristen Kanaan yang memiliki kualitas pemain lebih bagus rupanya bukan tandingan Smapat. Terbukti sejak sepuluh menit pertama, Andrew dkk, sukses memimpin perolehan poin hingga laga usai.
Menurut Indarto pelatih SMA Kristen Kanaan, hari ini timnya masih kurang percaya diri khususnya untuk melakukan tembakan dua angka. Namun anak didiknya berhasil memaksimalkan perolehan poin melalui kesalahan lawan yang sering kali meleset ketika mencoba melesatkan tembakan tiga angka. “ Hari ini tim kami kurang percaya diri dalam melakukan tembakan dua angka, mudahan-mudahan di final mereka bisa lebih percaya diri,” katanya.
Pertemuan Tim Basket Putra Semada dengan SMA Kristen Kanaan bukanlah pertama kalinya di final kejuaran basket. Karenanya Alan, mengatakan telah mempersiapkan timnya untuk menghadapi SMA Kristen Kanaan yang memang telah diprediksi akan menjadi lawannya di final. “ Kami sudah memprediksi akan bertemu SMAK Kanaan di Final, makanya kami tidak kaget dan sudah mempersiapkan diri” katanya. Untuk menghadapi agresivitas Tim SMAK Kanaan, mereka akan kembali mengoptimalkan peran Jani, sebagai Play Maker dan mewaspadai setiap pemain lawan. “Kami tidak terfokus pada satu atau dua pemain, semua akan diwaspadai. Semoga Jani bisa maksimal mengatur tim baik menyerang maupun bertahan” paparnya.
Bagi SMA Kristen Kanaan, menjadi juara adalah target mereka disetiap kompetisi. Oleh karenanya Pelatih SMA Kristen Kanaan, Indarto mengungkapkan akan tetap bermain seperti biasa. Bermain dengan lebih disiplin dan memperkuat pertahanan serta lebih percaya diri dalam melakukan tembakan dua poin. “Saat ini defense kami masih lemah, di final kami akan memperbaikinyadan berusaha mencari poin dari tembakan dua angka bahkan kalau bisa tiga angka” ujarnya.
0 komentar:
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan sopan, isi komentar menjadi tanggung jawab individu yang bersangkutan.